Fadyeenia solehah (12) - Analisis data
Kayla Lasyifa Ramadhani (16) - Infografik
I . TUJUAN
Analisis data ini dilakukan untuk mengetahui rencana kelulusan siswa kelas X, baik yang memilih melanjutkan kuliah, kuliah sambil bekerja, maupun langsung bekerja setelah lulus sekolah. Tujuan utama dari analisis ini adalah untuk memahami kecenderungan pilihan masa depan siswa, faktor yang memengaruhi keputusan tersebut, serta keterkaitannya dengan jurusan yang diambil di sekolah.
Jenis data yang dibutuhkan dalam analisis ini meliputi data identitas siswa (nama), jurusan, rencana kelulusan, alasan memilih rencana tersebut, serta minat jurusan kuliah atau bidang pekerjaan. Data ini bersifat kualitatif dan kuantitatif, sehingga dapat dianalisis secara deskriptif menggunakan angka dan persentase.
II . PENGUMPULAN DATA
Data diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh siswa, sebagaimana terlihat pada tabel yang dikirimkan. Jumlah responden dalam data ini adalah 13 siswa kelas X yang berasal dari beberapa jurusan, yaitu ML, AKL, BD, dan BR. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan meminta siswa mengisi informasi terkait rencana kelulusan dan alasan pilihan mereka, sehingga data yang diperoleh mencerminkan kondisi dan pendapat siswa secara nyata.
gambar 1.1
Setelah mengamati hasil data dari gambar 1.1
Berikut beberapa kelas yang telah mengisi kuesioner :
Kelas X BD menjadi penyumbang responden terbanyak, yaitu 50% dari total responden. Kelas lainnya seperti X AK, X BR, X ML, dan X MP juga turut berkontribusi, meskipun dengan persentase yang lebih kecil.
gambar 1.2
gambar 1.3
Berdasarkan hasil data pada gambar 1.2 dan gambar 1.3 diketahui bahwa :
Mayoritas siswa memilih melanjutkan kuliah (45,8%) sebagai rencana utama setelah lulus. Sebagian lainnya memilih kuliah sambil bekerja (33,3%) karena ingin tetap belajar sambil mencari pengalaman. Sementara 20,8% siswa memilih langsung bekerja, umumnya karena merasa siap masuk dunia kerja.
gambar 1.4
Setelah mengisi pengisian kuesioner oleh siswa, data terbaca dan dapat di amati bahwa :
Alasan terbanyak siswa memilih kuliah adalah peluang karier yang lebih luas (54,2%). Selain itu, 29,2% siswa ingin memperdalam ilmu. Alasan lain seperti keinginan orang tua dan ingin jenjang pendidikan lebih tinggi muncul dalam jumlah kecil.
gambar 1.5
Setelah mengisi pengisian kuesioner oleh siswa, data terbaca dan dapat di amati bahwa :
Siswa yang memilih bekerja didominasi oleh alasan ingin mandiri secara finansial (33,3%). Selanjutnya, 29,2% ingin membantu keluarga, dan 12,5% merasa sudah memiliki keterampilan kerja sehingga siap langsung bekerja.
gambar 1.6
Berikut adalah data yang telah kita olah telah menjadi databases
gambar 1.6
gambar 1.6 merupakan infografis dari hasil analisis data “RENCANA KELULUSAN”
KESIMPULAN
Berdasarkan data yang diperoleh dari 13 siswa kelas X, terlihat bahwa setiap siswa telah memiliki rencana masing-masing terkait langkah yang akan diambil setelah lulus sekolah. Rencana kelulusan tersebut terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu melanjutkan kuliah, kuliah sambil bekerja, dan langsung bekerja. Dari hasil pengolahan data, sebanyak 7 siswa atau sekitar 54% memilih untuk melanjutkan kuliah. Persentase ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden masih memandang pendidikan lanjutan sebagai pilihan utama untuk masa depan mereka. Pilihan ini umumnya didasari oleh keinginan untuk mendapatkan ilmu yang lebih mendalam, memperbesar peluang kerja, serta harapan memperoleh pekerjaan yang lebih baik di masa depan.
Selanjutnya, terdapat 4 siswa atau sekitar 31% yang memilih kuliah sambil bekerja. Angka ini menunjukkan bahwa hampir sepertiga siswa memiliki pertimbangan ganda antara pendidikan dan kondisi ekonomi. Siswa dalam kelompok ini tidak ingin meninggalkan pendidikan, tetapi di sisi lain juga merasa perlu untuk memiliki penghasilan sendiri. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah mulai berpikir realistis terhadap kehidupan setelah lulus sekolah, khususnya terkait kemandirian finansial. Pilihan kuliah sambil bekerja juga menunjukkan adanya sikap tanggung jawab dan keinginan untuk mengurangi beban orang tua, tanpa harus mengorbankan pendidikan.
Sementara itu, sebanyak 2 siswa atau sekitar 15% memilih langsung bekerja setelah lulus sekolah. Meskipun jumlahnya paling sedikit, persentase ini tetap penting untuk dianalisis karena mencerminkan kondisi dan kebutuhan tertentu. Siswa yang memilih langsung bekerja umumnya dipengaruhi oleh faktor ekonomi keluarga serta kebutuhan untuk segera mendapatkan penghasilan. Pilihan ini menunjukkan bahwa tidak semua siswa berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga keputusan mereka lebih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek.
Jika dilihat secara keseluruhan, data ini memperlihatkan bahwa sekitar 85% siswa masih menempatkan pendidikan sebagai bagian dari rencana masa depan mereka, baik melalui kuliah penuh maupun kuliah sambil bekerja. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya pendidikan sudah cukup tinggi di kalangan siswa kelas X. Namun, data juga memperlihatkan bahwa faktor ekonomi tetap memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan siswa. Dengan demikian, rencana kelulusan siswa tidak hanya dipengaruhi oleh minat dan cita-cita, tetapi juga oleh kondisi sosial dan ekonomi masing-masing individu.